Liga 1 Tidak Kunjung Berjalan, Bek Arema FC Hingga Jual Mobil Supaya Dapurnya Tetap Ngebul

Lini belakang Arema FC, Syaiful Indra Cahya, merasai betul efek dimandekkannya Shopee Liga 1 2020 akibat wabah Corona. Sang pemain mulai menguras tabungan demi menghidupi keluarganya di Malang.

Maklum, nyaris satu tahun tidak ada ajang membikin gaji yang diterimanya menyusut cuma menjadi 25 persen. Kondisi itu tidak cuma dialami oleh bek asal Malang itu, namun pula mayoritas pesepak bola di Indonesia.

“Sekarang hanya bisa berharap segera ada kabar baik kompetisi berjalan lagi, karena sudah lama tidak ada kompetisi efeknya luar biasa. Jenuh juga rasanya dengan situasi sepak bola saat ini,” kata pemain yang pernah membela Persija Jakarta dan Sriwijaya FC itu.

Selain menguras tabungan pemain berusia 28 tahun ini hingga menjual mobil pribadi supaya dapur di kediamannya tetap ngebul. Pasalnya, sang pilar tidak punya pemasukan lain di luar upah 25 persen yang diterima dari Singo Edan.

“Mobil saya sudah laku. Kontrak (di Arema) juga pada Februari habis. Sekarang hanya berdoa kompetisi segera berjalan. Atau paling tidak ada turnamen dulu lah,” sambung Syaiful Indra Cahya.

Sesungguhnya, eks punggawa PSIM Yogyakarta ini pernah berfikir membikin usaha. Tetapi, usaha itu dirasa kurang tepat kalau dilakukan pada masa wabah seperti ini. “Sempat terfikir bisnis. Tetapi, kondisi masih seperti ini,” jelasnya.

Opsi lain sejatinya masih ada, yaitu tampil di luar negeri seperti yang diadakan beberapa pilar Indonesia. Tetapi, hingga saat ini mantan bek Semen Padang itu belum memperoleh tawaran dari tim luar.

“Kalau tawaran main di luar negeri, dulu ada. Setelah SEA Games 2015 ada tawaran main di Bahrain. Tetapi saya tidak mau. Waktu itu masih ingin main di Arema, karena faktor keluarga,” sambungnya.

Pada musim ini, eks palang pintu Timnas Indonesia U-23 ini untuk kali kedua bermain di tim asal Malang itu. Tim di mana dia mampu selalu dekat dengan buah hati dan kekasihnya.

Sayangnya, saat mantan amunisi Bali United ini kembali ke Arema pada awal 2020, ajang justru cuma berjalan tiga laga, berlainan dengan musim 2016 hingga 2018. Saat itu dia lama memperkuat Singo Edan dan dapat peluang bermain dalam 46 pertandingan resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *