Persebaya Surabaya Resmi Memperkenalkan 2 Lini Belakang Kiri Sekaligus, Reva Adi Utama dan Frank Rikard Sokoy

Persebaya Surabaya kembeli memberitahukan amunisi yang baru saja resmi digaet usai bomber Samsul Arif dan winger Ady Setiawan. Kali ini, Bajol Ijo memperkenalkan dua bek kiri baru sekaligus, yaitu Reva Adi Utomo dan Frank Rikard Sokoy.

Perkenalan itu diadakan oleh pihak tim via sebuah postingan dalam akun Instagram resmi tim.

“Selamat datang di keluarga besar Persebaya Surabaya untuk Reva Adi Utama dan Frank Rikard Sokoy,” tulis akun @officialpersebaya dalam kutipan untuk foto dua pemain anyarnya itu.

Pemain berusia 24 ini termasuk sosok punggawa tidak asing lantaran sempat membela PSM Makassar selama tiga tahun pada 2016-2019. Dia termasuk pilar muda tumpuan dengan mencatatkan 54 performa sejak ISC 2016 sampai Liga 1 2019.

Amunisi asal Makassar itu kemudian pernah dipinjamkan ke Badak Lampung pada putaran kedua kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2019. Pada musim 2020, dia berlabuh dengan Barito Putera dan belum pernah banyak berkontribusi karena ajang vakum.

Bek kiri berpostur tinggi 171cm ini merasa bahagia dan bangga mampu menjadi bagian dari Bajol Ijo. Dia sudah berpengalaman memperkuat tim besar dengan sebelumnya berkostum Juku Eja. Baginya, karier bareng tim asal Kota Pahlawan ini bakal menjadi tantangan.

“Persebaya Surabaya tim besar dan bagus bisa membuat saya termotivasi untuk memberikan yang terbaik buat tim. Tapi, itulah risiko, kalau main jelek dikritik. Itu jadi motivasi. Persebaya juga tidak jauh beda, karakter permainan keras, main ngotot dan ngeyel. Ini pilihan bagus buat saya,” ucapnya.

Secara terpisah, Frank Rikard mengungkapkan kesenangannya berlabuh dengan Bajol Ijo. Selama ini dia banyak berkutat di kasta kedua dan ketiga. Namanya belum sempat muncul dalam ajang kasta pertama.

Pilar asal Papua itu sesungguhnya pernah melakoni trial bareng tim kebanggaan Bonek dan Bonita ini ketika melakoni TC di Jogja pada Januari 2020. Tetapi, sang pemain batal dikontrak karena waktu itu masih memperoleh sanksi larangan berlaga dari PSSI.

“Tahun lalu sempat tidak jadi sama persebaya, tahun ini diterima dan saya sudah mengharapkan itu, tahun ini harus bisa masuk Persebaya. Selama istirahat setahun latihan terus untuk bisa bergabung di Persebaya,” ujar pemain berusia 23 tahun itu.

Dua amunisi baru ini diinginkan mampu mengisi lubang di posisi bek kiri. Maklum, musim lalu sesungguhnya Bajol Ijo tidak punya pilar asli di posisi itu pasca ditinggal pergi Ruben Sanadi. Menariknya, nahkoda Persebaya, Aji Santoso, merupakan seorang palang pintu kiri semasa berkarier sebagai punggawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *