Curhat Samsul Arif Tidak Takut Bersaing dengan Penyerang Asing dan Sasaran Bareng Persebaya Surabaya

Samsul Arif Munip merupakan satu di antara bomber lokal yang bisa bersaing dengan amunisi-amunisi asing di ajang sepak bola Indonesia. Sang pilar mengaku tidak takut untuk adu kemampuan dengan penyerang asing.

Memulai karier sejak 2004, pemain Persebaya Surabaya ini sempat membela tim-tim top di Indonesia. Dia tercatat memperkuat Persela Lamongan, Arema Cronus, Persib Bandung, dan Barito Putera.

Berposisi sebagai ujung tombak, punggawa berpostur tinggi 166cm itu pula pandai dalam membobol gawang musuh. Pencapaian terbaiknya saat memperkuat Arema pada musim 2014 dan Persela musim 2017.

Pada musim 2014, Samsul Arif sukses mendulang 16 gol dari 25 performa di Indonesia Super League (ISL). Koleksi itu membikin sang striker berada di posisi kedua top skorer ISL, dan terpaut sembilan brace dari Emmanuel Kenmogne (Persebaya 1927) yang mengisi posisi teratas.

Sementara itu, saat berkostum Laskar Joko Tingkir di Liga 1 2017, Samsul Arif mengoleksi 17 gol dari 34 partai. Dia pun menjadi pilar Tanah Air tersubur cuma takluk dari penyerang asing , mulai dari Sylvano Comvalius (Bali United; 37 gol), Marclei Santos (Mitra Kukar; 24 gol), dan Alberto Goncalves (Sriwijaya FC; 22 gol).

Pemain asal Bojonegoro itu mengaku kualitas dan pengalaman amunisi Indonesia masih kalah dari deretan pesepak bola asing. Meskipun begitu, sang pilar mengaku tidak takut untuk bersaing dengan penyerang asing yang berkiprah di ajang Tanah Air.

“Kita tahu klub-klub di Indonesia mengalami krisis striker dalam beberapa tahun ini, mungkin juga sejak 10 atau 20 tahun belakangan. Tetapi, semua tergantung motivasi setiap pemain. Saya pribadi sering bersaing dengan jajaran top skorer di liga dan turnamen,” ujar Samsul di kana YouTube Official Persebaya.

“Saya menyadari pemain asing atau striker asing menjadi sosok yang lebih dipilih oleh pelatih, karena mereka punya pengalaman, teknik, dan kemampuan di atas rata-rata pesepak bola Indonesia,” tambahnya.

“Saya pribadi memiliki motivasi yang tinggi untuk bisa berada di level yang sama seperti mereka, minimal semangat harus kita jaga terus, karena level sepak bola sekarang membutuhkan pemain pekerja keras, bukan hanya teknik semata dan juga bakat. Yang terpenting adalah motivasi dan mau bekerja, dan saya berada di jalur itu,” tutur Samsul Arif.

Sekarang, striker berusia 36 tahun ini meneruskan kariernya bareng Persebaya Surabaya sejak Maret 2021. Dia pun sudah menunjukkan ketajamannya bareng Bajol Ijo di gelaran Piala Menpora 2021.

Dari dua partai yang sudah dimainkan, Samsul Arif sukses melesakkan dua gol. Berkat kontribusi sang pemain, Persebaya sukses meraih dua kemenangan dan sekarang berada di puncak Grup C dengan nilai enam.

Mantan penyerang Barito Putera itu punya sasaran yang ingin mampu diwujudkannya bareng tim kebanggaan Bonek dan Bonita itu, yaitu mengembalikan masa keemasan tim. Sebagai gerakan awal, sang bomber berniat membawa Bajol Ijo menjuarai Piala Menpora 2021.

“Kita semua tahu Persebaya adalah tim yang memiliki tradisi bagus di Indonesia dan memiliki DNA juara, dan itu menjadi alasan saya bergabung dengan Persebaya,” kata Samsul.

“Tim ini memiliki DNA juara dan saya yakin bisa berbuat banyak dan mengulang prestasi masa-masa emas dulu,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *