Presiden Persebaya Surabaya Tidak Menyangka Pilar Muda Bajol Ijo Bermain Mengesankan di Piala Menpora 2021

Kesuksesan Persebaya Surabaya meraih dua kemenangan di Grup C Piala Menpora 2021 membikin banyak pihak kaget. Pasalnya, mereka menjadi satu-satunya klub yang berhasil menyapu bersih duel dengan hasil maksimal sejauh ini.

Terlebih lagi, Bajol Ijo mengandalkan punggawa muda. Dari 25 amunisi, 11 di antaranya masih berumur 21 tahun ke bawah. Bahkan, lima di antaranya secara reguler bisa menembus starting eleven di turnamen pramusim ini.

Selain itu, tim asal Kota Pahlawan ini pula tidak menggaet legiun asing untuk memberi peluang kepada pilar muda. Persebaya berhasil meraih kemenangan dengan skor identik 2-1 masing-masing atas Persik Kediri dan Madura United.

Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, mengirim apresiasi kepada amunisinya yang sudah berjuang maksimal di Bandung.

“Kebetulan, Piala Menpora memberi kami kesempatan untuk memainkan pemain muda binaan dikombinasikan dengan pemain senior. Sekarang, masyarakat baru melihat potensi anak-anak ini. Tapi, kami juga tidak menyangka sehebat ini,” kata Azrul.

“Kami bangga dengan mereka, apa pun hasilnya. Minimal dari dua pertandingan ini, kita bisa melihat bahwa Persebaya Surabaya punya masa depan cerah. Investasi pembinaan yang kami lakukan sejak 2017 mulai menunjukkan hasil,” imbuh pria berusia 43 tahun itu.

Apa yang diperlihatkan Bajol Ijo merupakan hasil kerja pembinaan yang sudah diadakan selama bertahun-tahun. Karena, tim kebanggaan Bonek dan Bonita itu punya 20 tim internal yang bertarung dalam ajang internal.

Alhasil, para amunisi muda sudah terbiasa dengan persaingan dalam sebuah ajang. Atmosfer itu juga yang membikin mereka ditempa dan mampu beradaptasi dengan tim senior.

Dari 11 punggawa muda, tujuh di antaranya merupakan hasil asuhannya kompetisi internal. Mereka adalah Rachmat Irianto, Koko Ari Araya, Rizky Ridho, Zulfikar Akhmad, Akbar Firmansyah, Dicky Kurniawan, dan Marselino Ferdinan.

Lalu, masih ada enam nama lain yang pula merupakan jebolan tim internal Bajol Ijo yang sudah berumur di atas 21 tahun, di antaranya adalah Satria Tama, Andhika Ramadhani, Mokhamad Syaifuddin, Abu Rizal Maulana, Oktafianus Fernando, dan Rendi Irwan.

“Sebenarnya tidak ada yang istimewa. Kami di Persebaya tahu punya aset pemain muda yang luar biasa. Selama ini orang belum pernah lihat saja karena tidak ada kesempatan menunjukkan. Kalau banyak pemain asing atau formasi lama, pemain ini tidak dapat jam terbang,” ucap Azrul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *